Berita

KPU Provinsi Bali Bina KPU Badung Terkait Video Viral Sampah

REDAKSIBALI.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali mengklarifikasi sekaligus membina jajaran KPU Kabupaten Badung pada Jumat (19/12/2025). Pertemuan di Kantor KPU Bali ini merespons video viral yang memicu reaksi keras masyarakat. Seluruh jajaran pimpinan dan sekretariat dari kedua lembaga hadir untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Ketua KPU Kabupaten Badung menjelaskan bahwa sampah tersebut merupakan sampah kiriman. Hujan deras membawa sampah dari luar masuk ke lingkungan kantor mereka. Ia menegaskan bahwa staf kantor tidak menghasilkan sampah tersebut dari aktivitas internal. Karena berisi limbah pribadi, institusi merasa kesulitan mengelola sampah kiriman itu.

Pihak KPU Badung mengakui bahwa kejadian serupa sudah sering terjadi. Hal ini memicu amarah sejumlah pihak di lingkungan kantor hingga berujung pada tindakan dalam video tersebut. Kini, KPU Kabupaten Badung menyesali perbuatan itu dan mengakui bahwa tindakan mereka salah.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KPU Kabupaten Badung menempuh sejumlah langkah perbaikan. Mereka menerima kritik masyarakat dan telah membuat video klarifikasi serta surat pernyataan. Selain membayar denda, mereka juga melakukan aksi gotong royong untuk membersihkan lingkungan. Mereka pun siap menghadap aparat berwenang jika ada panggilan pemeriksaan. Selain itu, jajaran KPU Badung wajib mengikuti pembinaan pengelolaan sampah pada Senin depan.

KPU Provinsi Bali juga mengambil langkah tegas dengan membatalkan empat penghargaan untuk KPU Kabupaten Badung. Padahal, KPU Bali semula akan menyerahkan penghargaan itu pada Rapat Pimpinan Daerah hari ini. Keputusan ini bertujuan menjaga integritas dan citra lembaga penyelenggara pemilu.

KPU Bali juga memberikan Surat Peringatan Pengelolaan Sampah kepada Ketua, Anggota, dan Sekretaris KPU Kabupaten Badung. Melalui surat nomor 1242 hingga 1244 ini, KPU Bali meminta jajaran bawahannya lebih disiplin. KPU Provinsi Bali berharap peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Mereka berkomitmen terus mengawasi kinerja jajaran agar kepercayaan publik terhadap pemilu tetap terjaga.. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *