DPD Pemuda Tani Bali dan GUPBI Siap Kawal Program Asta Cita: Stop Impor Daging Babi
Redaksibali.com – Masuknya daging babi impor menjadi pemicu utama anjloknya harga babi di tingkat peternak lokal. Kondisi ini menekan para peternak hingga mengalami kerugian besar karena harga komoditi yang terlampau murah.
Merespons hal tersebut, Pemerintah kini menginstruksikan penghentian impor daging babi. DPD Pemuda Tani Indonesia (PTI) Bali bersama GUPBI menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tegas ini.
“Langkah ini akan memperbaiki iklim usaha peternakan nasional,” ujar Ketua DPD PTI Bali, Komang Tangkas didampingi sekerataris Ida Bagus Surya Pradipa dalam pertemuan dengan GUPBI , pada Kamis (9/4). Menurutnya, kebijakan ini sangat berdampak positif bagi Bali sebagai sentra babi terbesar di Indonesia.
Komang menegaskan bahwa penghentian impor sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo menuju swasembada pangan. Indonesia harus mandiri dalam penyediaan daging babi guna merangsang peternak lokal melakukan pengembangan secara masif.
“Kemandirian pangan akan membuat negara kita semakin kuat,” tambahnya. Kebijakan ini juga diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan serta taraf hidup para peternak di daerah.
Ke depan, DPD Pemuda Tani Bali dan GUPBI akan bersinergi membina kelompok ternak rakyat. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat posisi Bali sebagai pusat pengembangan babi nasional sekaligus menggerakkan ekonomi dalam negeri secara lebih kencang.(*GR)


