Berita

Bikin Demokrasi Inklusif, Bawaslu Buleleng Kerja Bareng SLBN 2 Singaraja

REDAKSIBALI.COM – Bawaslu Buleleng lagi-lagi nunjukin kalau pengawasan pemilu itu gak boleh pilih kasih. Senin (9/2), mereka resmi “jabat tangan” sama SLBN 2 Singaraja lewat penandatanganan MoU. Tujuannya satu, mastiin temen-temen difabel gak cuma jadi penonton, tapi juga ikut ambil peran jadi penjaga demokrasi.

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, punya prinsip yang jelas. Pemilu itu milik bareng-bareng. “Jangan sampai ada yang ketinggalan kereta. Teman-teman difabel punya hak yang sama buat bersuara dan ngawasin jalannya pesta demokrasi,” tegas Carna.

Gak mau cuma formalitas di atas kertas, Gede Ganesha dari Bawaslu Buleleng juga pengen kolaborasi ini jadi ruang belajar politik yang asik dan ramah buat siswa SLB. Baginya, mereka itu subjek penting, bukan cuma pelengkap kuota pemilih aja.

Gayung bersambut, Kepala SLBN 2 Singaraja, Putu Dewi Resiani, langsung sumringah. Beliau ngerasa kolaborasi ini bisa banget bikin siswanya makin pede. “Ini langkah keren buat bangun mental anak-anak, biar mereka sadar kalau suara mereka itu berharga dan punya pengaruh buat masa depan,” ungkapnya.

Lewat aksi nyata ini, Bawaslu Buleleng pengen ngasih contoh kalau demokrasi yang beneran itu adalah demokrasi yang merangkul semua orang, setara tanpa sekat!(*GR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *