Berita

KPU Badung Perkuat Sinergi Instansi dalam Rakor PDPB 2026

REDAKSIBALI.COM – KPU Kabupaten Badung menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 pada Jumat (27/2). Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Badung ini bertujuan untuk mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif.

Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi. Menurutnya, koordinasi yang kuat menjadi kunci utama untuk menjaga validitas data pemilih sepanjang tahun 2026.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Ni Putu Rulyana Kusuma Wardani, memaparkan rincian data turunan dari KPU RI. Data tersebut mencakup beberapa kategori pemilih sebagai berikut:

  • Potensial Baru: 6.178 pemilih
  • Pindah Domisili Masuk: 2.753 pemilih
  • Ubah Status Kawin: 2.050 pemilih
  • Pindah Domisili Keluar: 1.885 pemilih
  • Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 1.481 pemilih
  • Ubah Nama: 197 pemilih
  • Ubah Tanggal/Lahir: 97 pemilih
  • Data Pemilih Aktif: 35 pemilih
  • Data Tidak Padan: 5 pemilih

KPU Badung bergerak cepat menindaklanjuti data tersebut. Mereka melakukan sinkronisasi dan validasi data kependudukan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung.

“Kami memerlukan sinergi antarlembaga dalam pemutakhiran data berkelanjutan tahun 2026. Hal ini penting agar terwujud data pemilih yang benar-benar akurat,” ujar Rulyana.

Rapat ini juga menghasilkan sejumlah masukan strategis dari para pemangku kepentingan. Peserta rakor mendorong KPU Badung untuk berkoordinasi intensif dengan Disdukcapil terkait status anggota TNI/Polri. Anggota yang baru masuk maupun yang pensiun harus segera memiliki KTP-el dengan status terbaru agar data pemilih tetap valid.

Selain itu, peserta menekankan pentingnya verifikasi data pemilih yang telah meninggal dunia. KPU perlu berkoordinasi dengan pihak desa atau kelurahan guna memastikan kebenaran administrasi berdasarkan akta kematian.

Ketua KPU Badung menutup rapat dengan harapan seluruh pihak menjaga komitmen bersama. Fokus utamanya adalah menghasilkan data pemilih berkualitas untuk menunjang tahapan demokrasi selanjutnya.(*gr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *