Bencana AlamBencana BanjirBeritaNasional

BNPB Bagikan 8 Langkah Siaga Musim Hujan 2026/2027

AKARTA, RedaksiBali.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerbitkan delapan langkah kesiapsiagaan menghadapi musim hujan 2026/2027. Arahan ini ditujukan kepada pemerintah daerah untuk mengurangi risiko banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi.

BNPB meminta daerah memetakan kawasan rawan bencana, menyiapkan personel, peralatan, serta logistik. Pemerintah daerah juga diminta rutin memantau informasi cuaca dari BMKG dan memastikan peringatan dini cepat diterima masyarakat.

Langkah berikutnya adalah memperkuat koordinasi antara pemerintah, warga, dunia usaha, akademisi, dan media. Posko darurat perlu disiagakan selama 24 jam. Edukasi evakuasi mandiri, perlindungan kelompok rentan, pembersihan saluran air, serta normalisasi sungai juga menjadi perhatian penting.

Bagi masyarakat, kesiapsiagaan dapat dimulai dari rumah. Bersihkan selokan, jangan membuang sampah ke saluran air, pantau informasi cuaca resmi, dan siapkan tas darurat berisi air minum, obat, senter, dokumen penting, serta nomor layanan darurat. Saat hujan lebat, hindari sungai, lereng rawan longsor, dan jalur yang tergenang.

BNPB menyebut awal musim hujan berlangsung bertahap sejak November 2026. Puncak musim hujan diperkirakan terjadi secara bergelombang pada Desember 2026 hingga Februari 2027.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *