BeritaDaerah

Hari ke-4 MPLS, KPU Jembrana Edukasi 1.382 Siswa Baru di 5 Sekolah

REDAKSIBALI.COM – KPU Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan komitmen dalam membangun budaya demokrasi sejak dini. Mereka menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula secara serentak dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menyasar lima sekolah menengah atas dan kejuruan di Kabupaten Jembrana.

Program ini bertujuan meningkatkan literasi demokrasi serta menanamkan nilai kepemiluan. Lewat agenda ini, KPU membangun kesadaran generasi muda agar menjadi pemilih cerdas, bertanggung jawab, dan berintegritas pada pemilu mendatang.

KPU membagi pelaksanaan sosialisasi ke lima lokasi dengan menghadirkan jajaran Anggota KPU Jembrana sebagai narasumber. Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya mengisi materi langsung di SMAN 1 Negara di hadapan 396 siswa. Sementara itu, Anggota KPU Jembrana Divisi Hukum dan Pengawasan, I Ketut Adi Angga Ratana mengedukasi 208 siswa di SMAN 1 Pekutatan.

Pada lokasi lain, Anggota KPU Jembrana Divisi Rendatin, I Putu Indrabayu membawakan materi untuk 308 siswa di SMAN 3 Negara. Anggota KPU Jembrana Divisi Teknis Penyelenggaraan, Gusti Ayu Putu Sudiastari memimpin sosialisasi bagi 240 siswa di SMKN 5 Negara. Selanjutnya, Anggota KPU Jembrana Divisi Sosialisasi, Dewa Putu Gede Oka bersama I Ketut Adi Angga Ratana memandu kegiatan untuk 230 siswa di SMKN 4 Negara.

Secara keseluruhan, kegiatan serentak ini merangkul 1.382 siswa pemilih pemula dari kelima sekolah tersebut. Staf KPU Kabupaten Jembrana turut mendampingi seluruh rangkaian acara guna memberikan dukungan teknis. Oleh karena itu, seluruh kegiatan dapat berjalan tertib, interaktif, serta memicu antusiasme tinggi dari para peserta.

Saat berbicara di SMAN 1 Negara, I Ketut Adi Sanjaya mengajak siswa memahami proses demokrasi sejak bangku sekolah. “Pemilih pemula merupakan kelompok strategis penentu arah demokrasi Indonesia. Kami berharap adik-adik menjadi pemilih aktif, kritis, berintegritas, dan bertanggung jawab saat memenuhi syarat nanti,” ujarnya.

Dalam setiap sesi, para narasumber mengupas tuntas tugas KPU, asas pemilu, dan pentingnya partisipasi pemuda. Mereka juga mengingatkan siswa tentang bahaya hoaks, politik uang, serta pentingnya menjaga integritas. Para siswa kemudian terlibat aktif dalam diskusi dua arah seputar kepemiluan.

Perwakilan SMKN 4 Negara, Ni Made Indah Dwi Astuti menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran KPU Jembrana memberikan bekal penting bagi siswa yang akan menjadi pemilih pemula dalam beberapa tahun ke depan.

“Materi ini sangat relevan untuk membentuk karakter siswa sebagai warga negara yang sadar hak dan kewajiban. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut,” kata Indah.

Apresiasi serupa datang dari Guru Pembina OSIS SMAN 1 Negara, Evi Yuliana. Ia menilai pendidikan pemilih dalam rangkaian MPLS ini merupakan langkah yang sangat strategis.

“Edukasi kepemiluan sejak dini menyadarkan siswa bahwa suara mereka bermakna bagi masa depan bangsa. Semoga ilmu ini mencetak generasi yang cerdas dan partisipatif,” tutur Evi.

Adi Sanjaya menambahkan bahwa pendidikan pemilih merupakan program berkelanjutan KPU untuk mendongkrak kualitas demokrasi. KPU Jembrana berkomitmen penuh untuk terus hadir mengedukasi generasi muda.

“Kami ingin siswa mampu menangkal disinformasi dan menolak politik uang. Melalui pendidikan sejak dini, kami optimistis lahir generasi yang peduli terhadap masa depan demokrasi,” pungkas Adi.

Lewat sosialisasi di lima sekolah ini, KPU Jembrana berharap literasi politik anak muda semakin matang. Langkah nyata ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang KPU untuk memperkuat partisipasi publik dan budaya demokrasi di Jembrana.(gr*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *