BeritaPendidikan

Bawaslu Gianyar Imbau Pelajar Rekam e-KTP

REDAKSIBALI.COM – Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan mengimbau pelajar yang telah atau akan menginjak usia 17 tahun untuk segera merekam Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Dokumen tersebut merupakan syarat penting untuk menggunakan hak pilih pada pemilu maupun pemilihan mendatang. Hartawan menyampaikan pesan ini saat mengisi Sosialisasi Pendidikan Demokrasi dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA PGRI Blahbatuh, pada Kamis (16/7/2026).

Dalam acara tersebut, Hartawan menegaskan bahwa generasi muda memegang posisi strategis untuk menentukan arah demokrasi Indonesia. Menurutnya, warga negara yang sadar akan hak dan kewajiban bakal melahirkan demokrasi berkualitas. Karakter ini termasuk harus tertanam pada diri para pemilih pemula.

“Segera lakukan perekaman e-KTP bagi adik-adik yang sudah atau akan berusia 17 tahun. Dokumen ini bukan sekadar identitas kependudukan pribadi, melainkan syarat utama untuk menggunakan hak pilih saat pemilu nanti,” ujar Hartawan.

Ia menjelaskan bahwa status pemilih membawa tanggung jawab besar dalam menentukan masa depan daerah maupun bangsa. Peran tersebut tidak hanya sebatas memberikan suara di bilik TPS.

“Suara setiap warga negara memiliki nilai yang sama. Oleh karena itu, gunakan hak pilih secara bertanggung jawab kelak. Jangan golput, saring informasi secara kritis, serta pilihlah calon berdasarkan hati nurani dan rekam jejaknya,” tegas Hartawan.

Selain itu, Hartawan mengenalkan peran dan tugas Bawaslu dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu agar berjalan jujur serta adil. Namun, ia menekankan bahwa Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri untuk menyukseskan pengawasan tersebut.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan generasi muda. Kami berharap adik-adik mulai peduli, berani melaporkan pelanggaran, serta menjadi pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Melalui sosialisasi ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar berharap para pelajar memahami pentingnya hak suara mereka. Bawaslu ingin mendidik siswa agar tumbuh menjadi generasi kritis, berintegritas, dan peduli terhadap kualitas demokrasi sejak dini. (gr*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *