REDAKSIBALI.COM – Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak di Kabupaten Gianyar pada Minggu (20/9) berjalan sukses. Sebanyak 26 desa peserta telah merampungkan seluruh tahapan pemilihan dengan aman dan tertib. Berdasarkan data rekapitulasi hasil penghitungan suara, warga telah menentukan pemimpin baru mereka untuk masa jabatan mendatang.
Secara umum, Pilkel serentak kali ini menyajikan dinamika politik yang sangat menarik. Di beberapa wilayah, pertarungan antarkandidat berlangsung sangat sengit hingga memicu selisih suara yang tipis. Sementara itu, beberapa desa yang menghadirkan calon tunggal melawan kotak kosong sukses mencetak kemenangan mutlak.
Hasil Lengkap Rekapitulasi Suara Pemenang di 26 Desa
Berdasarkan data yang diterima redaksibali.com, berikut adalah daftar lengkap calon perbekel terpilih di Kabupaten Gianyar:
- Desa Guwang: I Ketut Karben Wardana (2.219 suara) – Unggul tipis dari I Made Darsana (2.176 suara).
- Desa Celuk: I Nyoman Rupadana, S.H., M.H. (1.666 suara) – Mengungguli I Ketut Widi Putra, SE (1.135 suara).
- Desa Singapadu Tengah: I Made Sudarta (1.497 suara) – Unggul tipis atas Ida Bagus Made Rai Sada (1.483 suara).
- Desa Kemenuh: I Dewa Nyoman Neka, SH. (6.134 suara) – Menang mutlak melawan Kotak Kosong (222 suara).
- Desa Singapadu Kaler: I Kadek Agus Somala Putra, S.ST.Par., M.M. (2.007 suara) – Mengungguli I Wayan Sudiana, SE (1.584 suara).
- Desa Bona: I Wayan Sira, S.Sn. (1.149 suara) – Memenangkan persaingan ketat dari total 5 kandidat.
- Desa Belega: I Ketut Trisna Jaya, SS (3.381 suara) – Menang mutlak melawan Kotak Kosong (50 suara).
- Desa Blahbatuh: I Gusti Ngurah Widiya Wiyasa, S.H. (2.263 suara) – Keluar sebagai pemenang dari 5 calon.
- Desa Keramas: I Gusti Putu Sarjana (6.071 suara) – Menang mutlak melawan Kotak Kosong (50 suara).
- Desa Siangan: I Ketut Berata, S.AP. (2.232 suara) – Mengungguli I Nyoman Giri Artha (1.666 suara) dan Dewa Gede Parwita (280 suara).
- Desa Serongga: Anak Agung Ngurah Alit Windara (1.875 suara) – Unggul atas I Nyoman Gede Triyasa (1.019 suara).
- Desa Tulikup: I Made Ardika (2.515 suara) – Mengungguli I Ketut Gede Nata Kesuma (1.624 suara) dan I Dewa Putu Gde Sadia (355 suara).
- Desa Suwat: Ngakan Made Astawa (585 suara) – Unggul tipis atas I Putu Darmendra (546 suara).
- Desa Manukaya: I Kadek Sukariada, SE (4.020 suara) – Menang atas I Ketut Suadiana (2.217 suara) dan Dewa Nyoman Tri Putra (1.518 suara).
- Desa Pejeng: Tjokorda Gede Risma Wardana Pemayun, SE (1.441 suara) – Unggul tipis atas I Made Kamardiyana (1.434 suara).
- Desa Tampaksiring: Ida Bagus Made Astika (2.643 suara) – Menang dalam persaingan ketat 4 kandidat.
- Desa Mas: I Wayan Gede Darmayuda (3.143 suara) – Unggul atas I Kadek Dwi Mahendra Putra (2.685 suara).
- Desa Kedewatan: I Dewa Gede Rai Dharmanta (3.617 suara) – Menang mutlak atas Ngakan Nyoman Jayawijaya (688 suara).
- Desa Peliatan: Cokorda Gde Agusnawa, SH., MH. (3.330 suara) – Unggul atas I Made Dwi Sutaryantha (1.684 suara).
- Desa Sayan: I Made Suwitra (2.511 suara) – Menang atas I Ketut Gede Kesumawijaya (1.641 suara) dan Drh. I Wayan Arimbawa (1.075 suara).
- Desa Kedisan: I Gusti Ngurah Widyantara (2.586 suara) – Unggul atas I Wayan Tunas (1.908 suara).
- Desa Kenderan: I Dewa Gede Jaya Kesuma (2.105 suara) – Mengungguli I Made Darmawan (1.555 suara).
- Desa Sebatu: I Wayan Tangsi Asrama (5.598 suara) – Menang mutlak melawan Kotak Kosong (211 suara).
- Desa Buahan: I Wayan Sudarsa (1.502 suara) – Unggul atas I Wayan Mudiarta (824 suara).
- Desa Puhu: I Gede Beratha Aginawa, SH (1.956 suara) – Unggul tipis atas I Made Arka (1.914 suara).
- Desa Buahan Kaja: I Made Budiarsana (3.315 suara) – Menang mutlak melawan Kotak Kosong (41 suara).
Catatan Dinamika Unik Seputar Pilkel Gianyar
Beberapa fenomena menarik selama proses penghitungan suara berlangsung. Pertarungan paling sengit terjadi di Desa Pejeng. Di wilayah ini, Tjokorda Gede Risma Wardana Pemayun hanya unggul 7 suara dari rival terdekatnya.
Di samping itu, perolehan suara kotak kosong terkecil berada di Desa Buahan Kaja. Kotak kosong di desa tersebut hanya mendapatkan 41 suara dari total 3.356 suara sah.
Pemerintah Kabupaten Gianyar menaruh harapan besar kepada seluruh perbekel terpilih. Bupati Gianyar memberikan penekanan khusus terkait tantangan pengelolaan anggaran ke depan. Langkah antisipasi ini sejalan dengan adanya kebijakan efisiensi serta pengurangan dana transfer ke desa.
Oleh karena itu, Bupati Gianyar berharap para perbekel terpilih untuk bertindak bijak dalam mengelola keuangan daerah. Pemimpin baru harus mampu membangun skema kemandirian ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan.
Selanjutnya, desa tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kucuran dana transfer pusat maupun daerah. Sebaliknya, pemerintah desa harus giat mengolah seluruh potensi lokal demi menggerakkan roda ekonomi warga

Nampak dilapangan Forkopimda Gianyar dan Penyelenggra Pemilu, baik KPU Provinsi dan KPU Gianyar serta Bawaslu Provinsi Bali dan Bawalu Gianyar memonitor langsung jalannya pelaksanaan Pemilihan Perbekel ini.(gr)


