Berita BisnisPasar Modal

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rencanakan Penambahan Modal Melalui Private Placement

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan rencananya untuk meningkatkan modal melalui penawaran saham baru dalam private placement. Dalam pengumuman ini, GOTO berencana menerbitkan 17.045.733.334 saham seri A baru dengan nilai nominal Rp 1 per saham, mewakili 1,42% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan private placement.

Setelah berhasil melaksanakan private placement, GOTO, perusahaan terkemuka di industri teknologi, telah berhasil meningkatkan jumlah modal yang telah ditempatkan dan modal yang telah disetor menjadi 1,20 triliun saham dengan nilai total nominal mencapai Rp 1,20 triliun. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari kepercayaan investor terhadap potensi dan prospek yang cerah dari GOTO.

Dengan jumlah saham beredar yang mencapai 1,20 triliun, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kini menjadi perusahaan dengan jumlah saham beredar terbanyak di Bursa Efek Indonesia (BEI). Prestasi ini mengungguli perusahaan-perusahaan lainnya, bahkan melampaui PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), yang sebelumnya menjadi pemegang rekor jumlah saham beredar terbesar.

baca juga :

Shin Tae-yong Dihadapkan pada Pilihan Naturalisasi Empat Penyerang Belanda untuk Timnas Indonesia

Elektabilitas Anies Baswedan dalam Berbagai Survei sebagai Calon Gubernur Jakarta

Satgas Damai Cartenz Ungkap 21 Kejahatan TPNPB Pimpinan Undius Kogoya

Gangguan PDN Sebabkan Chaos di Bandara, Penumpang Diminta Tindakan Ini

Kehadiran GOTO di pasar modal Indonesia semakin kuat dan solid dengan peningkatan modal yang signifikan melalui private placement ini. Diharapkan dengan peningkatan modal ini, GOTO dapat memperluas bisnisnya, melakukan inovasi dan pengembangan teknologi yang lebih canggih, serta memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan teknologi terdepan di Indonesia.

Para investor dan pemangku kepentingan lainnya optimis dengan masa depan GOTO yang cerah. Dengan strategi yang tepat dan pengelolaan yang baik, GOTO diharapkan dapat terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia serta memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk shareholder, karyawan, dan pelanggan.

Dengan prestasi yang diraih melalui private placement ini, GOTO semakin kokoh dalam menghadapi tantangan dan persaingan di era digital. Perusahaan ini siap menjawab kebutuhan teknologi dan masyarakat yang terus berkembang, dengan tetap mengedepankan inovasi, integritas, serta kualitas pelayanan yang unggul.

GOTO, sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia, dengan bangga melanjutkan perjalanan menuju keunggulan dan kesuksesan yang lebih besar di masa depan.

Pada 3 Oktober, harga saham GOTO melemah 2,35% menjadi Rp 83, mencatat penurunan 10,75% dalam sebulan terakhir. Sebagai bagian dari rencana pendanaan, GOTO bertujuan untuk mengumpulkan dana sekitar US$ 150 juta (sekitar Rp 2,3 triliun) melalui penerbitan saham baru GOTO melalui private placement dengan harga per saham Rp 90. Semua saham ini akan diakuisisi oleh Bhinneka Holdings (22) Limited, entitas independen yang berbasis di Cayman Islands.

Dengan penerbitan saham baru ini, GOTO berharap memperoleh dana sebesar Rp 1,53 triliun atau setara dengan US$ 100 juta. Pendanaan kedua akan diperoleh melalui penerbitan surat utang luar negeri oleh anak perusahaan luar negeri GOTO, yaitu GoTo International Finance (22) Limited (GTIF).

Jadwal pelaksanaan private placement adalah sebagai berikut:

  • Pengumuman rencana private placement: 3 Oktober 2023.
  • Pelaksanaan private placement: 10 Oktober 2023.
  • Pencatatan saham baru hasil private placement di BEI: 11 Oktober 2023.
  • Pemberitahuan hasil pelaksanaan private placement: 12 Oktober 2023.

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor.

video terkait :

Siplah Umah IT
adaru bhumi
Umah IT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *