REDAKSIBALI.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana kembali menggelar Pendidikan Pemilih Pemula melalui momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026/2027. Agenda Pendidikan Pemilih Berkelanjutan ini sengaja menyasar dua sekolah sekaligus pada Selasa (14/7/2026). Pertama, tim KPU mendatangi SMA Negeri 2 Negara pada pukul 08.00 WITA. Setelah itu, mereka melanjutkan sosialisasi ke SMK Negeri 2 Negara pada pukul 10.45 WITA.
Untuk kegiatan di SMA Negeri 2 Negara, dua Anggota KPU Jembrana hadir langsung mengisi materi. Mereka adalah Gusti Ayu Putu Sudiastari (Divisi Teknis Penyelenggaraan) dan Dewa Putu Gede Oka (Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM). Sementara itu, I Ketut Adi Angga Ratana (Divisi Hukum dan Pengawasan) bersama Dewa Putu Gede Oka memandu kegiatan di SMK Negeri 2 Negara.
Dalam acara tersebut, para narasumber mengajak siswa menerapkan demokrasi sebagai budaya sehari-hari, bukan sekadar proses mencoblos. Oleh karena itu, materi sosialisasi mencakup prinsip demokrasi, sejarah pemilu, dan asas LUBER JURDIL. Selain itu, siswa juga mempelajari peran penyelenggara pemilu serta pentingnya literasi digital di era media sosial. Pembekalan ini bertujuan utama mencetak warga negara yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab.
Hasilnya, sesi diskusi dan tanya jawab berjalan sangat interaktif. Para siswa tampak aktif bertanya mengenai mekanisme pemilu dan peran pemuda dalam mengawal demokrasi. Bahkan, KPU Jembrana membagikan suvenir menarik kepada siswa yang aktif agar semangat peserta semakin mendongkrak.
Tidak hanya itu, KPU Kabupaten Jembrana juga mengenalkan Layanan Paripurna dalam kesempatan tersebut. Layanan publik ini mengusung slogan “Layanan Tuntas, Berbasis Digital, dan Berintegritas Tinggi”.
Melalui agenda komunikatif ini, KPU Jembrana ingin membangun kesadaran demokrasi sejak dini. Sebab, pelajar harus memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih masa depan. Dengan demikian, mereka mampu menghargai perbedaan pendapat serta bersikap kritis terhadap informasi.
Pada akhirnya, KPU Jembrana berkomitmen memperluas jangkauan edukasi ke berbagai sekolah demi mewujudkan pemilih yang cerdas. Sinergi dengan dunia pendidikan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda sebagai agen penyebar nilai demokrasi di masyarakat.(gr*)



