BeritaDaerahOlah Raga

Rakerprov KONI Bali 2026 Bahas Porprov XVII dan PON

REDAKSIBALI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bali 2026. Acara bertempat di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar pada Selasa (21/7).Dalam sambutannya, Gubernur Koster berharap insan olahraga Bali mampu mempertahankan posisi tujuh besar nasional. Bahkan, beliau ingin Bali meningkat masuk ke posisi lima besar. Oleh karena itu, Koster meminta KONI memetakan cabang olahraga unggulan Bali. Ia juga memerintahkan pemetaan atlet-atlet potensial peraih medali. Menurutnya, Porprov wajib menjadi ajang pembinaan serius untuk menyambut PON.

Ketua KONI Bali Nyoman Giri Prasta memimpin langsung rapat kerja tersebut. Wakil Gubernur Bali itu memandu pembahasan program kerja periode 2026-2027. Sebanyak 9 KONI kabupaten/kota, 62 cabang olahraga prestasi, dan 5 olahraga fungsional menghadiri raker ini.

Raker bertujuan memberikan gambaran rencana kerja pembinaan olahraga secara berjenjang. Selain itu, pengurus menggunakan basis data valid guna menyusun pembinaan terpadu. Hasil rapat akan menjadi pedoman usulan pembinaan teknis maupun prestasi. Langkah ini sekaligus meningkatkan kinerja manajemen keolahragaan KONI Bali secara transparan. Manajemen yang baik menjamin organisasi berjalan efektif, efisien, serta akuntabel.

Nyoman Giri Prasta menyampaikan, setelah raker selesai, segera membentuk tim kecil. Tim tersebut bertugas membahas program kerja secara lebih detail.

Secara garis besar, raker menetapkan jadwal resmi keikutsertaan Bali pada PON Bela Diri Sulawesi Utara. Ajang ini berlangsung mulai tanggal 18 sampai 31 Oktober 2026. Turnamen tersebut mempertandingkan 8 cabang olahraga secara total. Cabang olahraga meliputi anggar, hapkido, kick boxing, kurash, muaythai, tinju, beladiri campuran (MMA), dan yongmodo. KONI Bali membidik posisi 5 besar pada kompetisi ini. Mereka menargetkan 20 medali emas dari 71 nomor pertandingan.

KONI Bali juga siap mengikuti PON Pantai 2026 di Pantai Ancol, Jakarta. Pesta olahraga pesisir ini mempertandingkan 10 cabang olahraga. Daftarnya adalah akuatik, bola basket 3×3, bola tangan pantai, dan voli pantai. Selanjutnya ada layar, rugby pantai, selam laut, ski air, teqball, serta triathlon.

Rapat kerja tersebut menetapkan pelaksanaan Porprov Bali XVII 2027 di Buleleng. Olahraga multieven ini akan bergulir pada September 2027. Seluruh perwakilan 9 kabupaten/kota ikut berpartisipasi dalam ajang ini. Panitia mempertandingkan 54 cabang olahraga resmi dan 5 cabang eksebisi. Cabang eksebisi meliputi hapkido, layar, skateboard, korfball, dan savate. Pengurus cabor berkuda dan Orado juga berharap bisa menggelar eksebisi serupa.

Rakerprov KONI Bali juga menyinggung persiapan menuju PON XXII 2028. Kontingen Bali hanya akan mengirimkan atlet peraih medali. Selain itu, atlet wajib lolos Babak Kualifikasi PON (BK PON) 2027.KONI Bali merancang program Pelatihan Daerah (Pelatda) selama 9 bulan. Program ini berjalan mulai Januari 2028 sampai PON XXII selesai. Atlet peraih medali PON XXI 2024 otomatis masuk program Pelatda. Juara Porprov Bali XVII 2027 juga berhak mengikuti pelatihan intensif ini. Selanjutnya, KONI Bali menggelar pemusatan latihan atau sentralisasi penuh. Agenda sentralisasi tersebut akan berlangsung 3 bulan sebelum pelaksanaan PON 2028.

Sekretaris Percasi Bali, Ronal saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bali 2026, di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar pada Selasa (21/7)

Terkait cabang olah raga catur, Sekretaris Percasi Bali, Ronal, yang hadir dalam Raker ikut membagikan persiapan cabang olahraga catur. “Berdasarkan pemaparan dari KONI Buleleng yang menjadi tuan rumah Porprov XVII tahun 2027, Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha akan menjadi venue pertandingan catur,” ujar Ronal.

Selain membahas program, raker menetapkan Peraturan KONI Bali tentang Mutasi Atlet dan Pelatih. Regulasi ini berlaku khusus untuk menyambut Porprov Bali XVII 2027. Atlet wajib mengajukan mutasi tertulis paling lambat 9 bulan sebelum pembukaan. Batas akhir pengajuan administrasi mutasi tersebut jatuh pada 31 Desember 2026.(GR*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *