DENPASAR, RedaksiBali.com – Cakupan imunisasi Human Papillomavirus atau HPV di Bali mencapai 98,40 persen per 2 November 2026. Capaian ini menjadi kabar positif bagi program kesehatan anak di Bali, khususnya upaya mencegah penyakit yang berkaitan dengan infeksi HPV.
Dinas Kesehatan Bali mencatat imunisasi HPV pada anak perempuan telah mencapai 99,51 persen. Sementara itu, cakupan pada anak laki-laki mencapai 97,32 persen. Program ini menyasar siswa kelas 5 sekolah dasar melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS.
Secara keseluruhan, sasaran program mencapai 58.391 anak. Jumlah tersebut terdiri atas 29.818 anak laki-laki dan 28.573 anak perempuan. Bali juga menjadi salah satu daerah percontohan perluasan imunisasi HPV untuk anak laki-laki.
Capaian imunisasi anak laki-laki di Bali mendapat perhatian karena menjadi yang tertinggi di antara tiga provinsi percontohan nasional. Keberhasilan ini didukung kerja sama tenaga kesehatan, puskesmas, sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah.
Sejumlah daerah bahkan melampaui target cakupan, seperti Badung, Gianyar, Denpasar, dan Tabanan. Namun, Dinkes Bali masih terus melakukan edukasi di daerah yang cakupannya belum maksimal, termasuk Karangasem yang menghadapi penolakan dari sebagian orang tua siswa.
Imunisasi HPV penting untuk membantu mencegah kanker serviks pada perempuan serta penyakit lain yang berkaitan dengan infeksi HPV. Ke depan, edukasi yang mudah dipahami dan komunikasi terbuka dengan orang tua menjadi kunci agar seluruh anak sasaran mendapat layanan kesehatan sesuai program.


