REDAKSIBALI.COM – Band alternative rock asal Bali, Zat Kimia, membuka perjalanan menuju album kedua mereka. Mereka merilis single terbaru berjudul “Karsinoma” secara independen pada 2 Oktober 2026. Lagu ini menjadi karya pertama setelah mereka menghabiskan waktu dua tahun untuk menggarap album baru. Melalui lagu ini, Zat Kimia berbicara tentang beban emosional yang tumbuh di dalam diri manusia. Mereka menyoroti luka lama, dendam, sakit hati, serta ingatan masa lalu yang belum selesai.
Judul lagu ini menggunakan istilah medis untuk penyakit kanker. Namun, mereka menempatkannya sebagai metafora bagi sesuatu yang tersembunyi dan perlahan menggerogoti kehidupan seseorang. Sang vokalis sekaligus gitaris, Ian Joshua Stevenson, menjelaskan makna mendalam di balik lagu tersebut. Menurutnya, lagu ini menangkap momen ketika seseorang memilih menghadapi dan melepaskan racun masa lalu. Kalimat “Saatnya kupegang kendali” dalam lirik menjadi titik balik perjuangan tersebut.
Selain itu, Zat Kimia menggunakan sembilan keadaan emosional sebagai kerangka kreatif dalam menulis lagu. Kesembilan keadaan tersebut tidak berfungsi sebagai tahapan linear. Sebaliknya, mereka menggunakannya sebagai titik bidik untuk memusatkan emosi di setiap materi. Ian mengungkapkan bahwa emosi tersebut tidak harus menjadi cerita yang harfiah. Sebagai contoh, emosi kemarahan bisa berkembang menjadi lagu tentang persoalan sosial dan politik.
Karakter Musikalitas dan Jalinan Rekam Jejak Independen
Secara musikal, “Karsinoma” tetap membawa watak alternative rock khas Zat Kimia. Lagu ini menampilkan jejak rock era 1990-an yang sangat kuat. Proses rekaman berlangsung secara mandiri di studio rumah milik Ian. Langkah ini melanjutkan cara kerja independen yang telah menjadi identitas band sejak album pertama mereka, “Candu Baru”. Oleh karena itu, warna musik mereka tetap terjaga keasliannya hingga saat ini. Selanjutnya, mereka merilis “Karsinoma” secara resmi di berbagai layanan streaming digital.
Zat Kimia sendiri mulai merintis karier musik sejak tahun 2010 silam. Formasi aktifnya saat ini terdiri dari Ian Joshua Stevenson, Made Edy, Bramestyo, dan Deny Surya. Mereka sebelumnya sukses merilis album perdana “Candu Baru” pada tahun 2017. Karya tersebut berhasil menembus nominasi Album Rock Terbaik pada ajang Anugerah Musik Indonesia 2018. Setelah itu, mereka sempat memilih vakum dari industri musik sejak tahun 2019.
Zat Kimia akhirnya kembali aktif menelurkan karya melalui single “Mata Hari” pada September 2024. Kini, kehadiran “Karsinoma” menjadi penanda fase baru yang krusial dalam perjalanan mereka. Melalui lagu ini, mereka juga memberikan ruang bagi pendengar untuk terhubung dengan pengalaman personal masing-masing. Saat ini, seluruh personel sedang fokus menyelesaikan sisa materi untuk merampungkan album kedua mereka.(gr*)


