BeritaSeni Budaya

Menonton ‘Dongeng Rempah’ Ny. Sagung Antari Jaya Negara: Mari Kembangkan Potensi Rempah Kita

REDAKSIBALI.COM – Rempah adalah ‘emas hijau’ yang menjadi salah satu sumber kekayaan Bangsa Indonesia. Kekayaan rempah Nusantara tercatat telah menyebabkan negara-negara Eropa menjadi makmur karena menguasai perdagangan rempah dunia yang mereka ambil secara murah dari Bumi Nusantara. Kini, nilai-nilai penting dalam jalur rempah tersebut layak kita bangkitkan untuk kebaikan dan kesejahteraan kita.

Hal itu disampaikan oleh Ny. Sagung Antari Jaya Negara seusai menyaksikan Film ‘Petualangan Tara & Pramana’ karya sutradara Agung Bawantara yang diputar secara terbatas di Ruang Audio Visual, Gedung Dharma Negara Alaya, Minggu pagi (19/12/2021).

Menurut Sagung Antari, dokudrama ‘Tara & Pramana’ menggambarkan dengan sangat baik bagaimana negara kita sangat kaya dengan rempah dan keunggulannya masih terasa hingga hari ini.

“Sebagai generasi yang hidup di era modern ini, kita wajib menggali kembali keunggulan potensi rempah kita, khususnya yang ada di Kota Denpasar,” ujarnya.

Hasil dari penggalian tersebut, sambung Sagung Antari, selanjutnya wajib kita turunkan kepada generasi penerus dalam bentuk literasi melalui berbagai media antara melalui film dokumenter.

“Dengan begitu generasi muda kita menyadari potensi rempah negerinya dan dengan bangga mengembangkannya demi kejayaan negeri ini di masa depan,” imbuhnya.

Kisah Rempah di Tanah Bali

Film ‘Petualangan Tara & Pramana’ sendiri merupakan film dokudarama yang berkisah tentang sejarah rempah di Bali. Film berdurasi 24 menit dengan target penonoton anak-anak ini merupakan satu dari sembilan karya dalam serial “Dongeng Rempah” Produksi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI yang ditayangkan di kanal indonesiana.tv.

Kisah ini merupakan modifikasi dari kisah yang terbabar dalam lontar pengobatan ‘Taru Pramana’ yang sangat terkenal di Bali.  Melibatkan kru dan pemeran lokal, film ini mengisahkan petualangan dua sahabat Tara dan Pramana di tepi Hutan Bali Utara untuk meneliti rempah dan tersesat akibat cuaca buruk. Dalam usahanya menemukan jalan pulang, keduanya mengalami kecelakaan hingga Tara membentur pokok pohon. Akibat benturan pada kepalanya itulah tiba-tiba Tara bisa berkomunikasi dengan pohon. Dari sebuah pohon besar di hutan itu mereka kemudian memperoleh cerita tentang riwayat tanaman rempah di sekitar hutan tersebut termasuk khasiatnya masing-masing.

Diminta komentarnya di sela-sala acara pemutaran tersebut Agung Bawantara selaku sutradara sekaligus penulis skenario dari film tersebut menyatakan rasa gembiranya atas pemutaran perdana yang dihadiri Ny. Antari Jaya Negara yang merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar tersebut.

“Kehadiran beliau menjadi celah masuk agar film tersebut dapat diputar secara reguler untuk anak-anak sekolah dasar di Kota Denpasar,” harap Agung.

“Tentu, setelah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI yang merupakan produser dari film tersebut,” imbuhnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *