REDAKSIBALI.COM – Rangkaian turnamen futsal pelajar KMS Soekarno Cup XIII resmi berakhir secara sukses pada Selasa (6/10). Kompetisi olahraga di GOR Bhuana Patra Singaraja ini tidak hanya menghadirkan perebutan juara. Ajang tahunan tersebut juga menjadi ruang efektif bagi generasi muda Buleleng untuk belajar sportivitas.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, menyampaikan apresiasi tinggi. Pihaknya berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan turnamen ini.
“Pertama-tama saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Kepolisian yang telah mengamankan dan mengawal seluruh rangkaian KMS Soekarno Cup XIII. Berkat pengamanan dan koordinasi yang baik, seluruh pertandingan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ujar Kariyasa.
Menurut Kariyasa, kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa aman yang nyata bagi penonton. Faktor keamanan ini menjadi bagian krusial dalam menciptakan suasana pertandingan yang kondusif. Kariyasa juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras.
“Panitia adalah bagian penting dari suksesnya sebuah kegiatan. Saya mengapresiasi kerja keras, waktu dan tenaga yang telah diberikan. Tidak mudah mengelola turnamen dengan banyak peserta dan antusiasme penonton yang begitu besar. Terima kasih atas dedikasinya,” katanya.
Apresiasi untuk Pemain dan Warna Suporter
Selanjutnya, Kariyasa memberikan pesan motivasi mendalam kepada seluruh tim pelajar peserta turnamen. Ia mengingatkan para pemain bahwa proses pembentukan karakter jauh lebih utama daripada sekadar trofi.
“Kepada seluruh pemain, saya berpesan: menang itu membanggakan, tetapi proses untuk menjadi pribadi yang disiplin, sportif dan pantang menyerah jauh lebih penting. Kalah bukan akhir dari perjalanan. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik,” ujar Kariyasa.
Selain para pemain, kehadiran suporter juga memberikan warna tersendiri dalam KMS Soekarno Cup XIII. Kariyasa berterima kasih karena penonton mampu menjaga atmosfer pertandingan tetap positif tanpa provokasi buruk.
“Suporter juga memberikan warna tersendiri dalam KMS Soekarno Cup XIII. Terima kasih sudah hadir, memberikan semangat dan menjaga suasana pertandingan tetap positif. Dukungan yang baik adalah dukungan yang membangun, bukan yang memprovokasi,” tegasnya.
Kariyasa tidak lupa menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng beserta KONI Buleleng. Sinergi lintas sektor sangat penting demi membangun ekosistem olahraga daerah yang sehat.
“Kita ingin olahraga, khususnya futsal, tidak berhenti pada pertandingan dan perebutan juara. Kita ingin dari turnamen seperti KMS Soekarno Cup lahir anak-anak muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, sportif dan memiliki cita-cita untuk membawa nama Buleleng lebih tinggi,” ujarnya.
Daftar Lengkap Juara Turnamen Futsal
Setelah melalui persaingan ketat, panitia resmi mengumumkan daftar juara turnamen tahun ini. Kategori SMP menempatkan SMP Negeri 1 Sawan sebagai peraih Juara I utama. Posisi Juara II jatuh kepada SMP Negeri 3 Sawan setelah laga final yang sengit. Sementara itu, SMP Negeri 2 Singaraja dan SMP Negeri 4 Tejakula berturut-turut menempati peringkat ketiga serta keempat.
Pada kategori SMA/SMK, tim tangguh SMA Negeri 3 Singaraja sukses menyabet gelar Juara I. SMA Negeri 2 Singaraja harus puas menempati posisi Juara II pada kompetisi tahun ini. Selanjutnya, SMK Negeri 1 Sawan mengamankan posisi Juara III dan SMA Negeri 1 Kubutambahan menduduki peringkat keempat.
“Selamat kepada para juara. Tetapi saya juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, karena keberanian untuk bertanding, berproses dan menjaga sportivitas adalah kemenangan tersendiri,” katanya.
Kariyasa berharap KMS Soekarno Cup terus konsisten berkembang menjadi wadah pembinaan atlet potensial. Program ini harus berjalan berkelanjutan demi menyiapkan masa depan generasi muda Bali Utara yang berprestasi.
“Ini bukan tentang siapa yang menjadi juara hari ini saja. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menyiapkan generasi muda Buleleng untuk menjadi generasi yang sehat, berkarakter dan berprestasi. Karena itu, KMS harus terus kita rawat sebagai ruang pembinaan dan ruang persaudaraan,” pungkasnya.
“Terima kasih untuk semuanya. Sampai bertemu di KMS berikutnya. Kalah Menang Sehat, tetap sportif, tetap bersaudara.” MERDEKA !!!(gr*)


